himawari chan


Ayah.....aku capek !!!
Bismillaahirrahmaanirrahiim
============================
“Ayah, ayah” kata sang anak…

“Ada apa?” tanya sang ayah…..

“aku capek, sangat capek …

aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus 
sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek …
aku mau menyontek saja!

aku capek.
 sangat capek …

aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, 
sedang temanku punya pembantu, 
aku ingin kita punya pembantu saja! …

aku capek, 
sangat capek …
 aku cape karena aku harus menabung, 
sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung …
aku ingin jajan terus! …

aku capek, 
sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, 
sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati …

aku capek, 
sangat capek ...
karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, 
sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku …


aku capek ayah,
 aku capek menahan diri …
aku ingin seperti mereka…

mereka terlihat senang,
 aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! .. ”

sang anak mulai menangis…

Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata

” anakku ayo ikut ayah, 
ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu ”, 
lalu sang ayah menarik tangan sang anak


kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, 
banyak duri, 
serangga, 
lumpur, dan ilalang …

lalu sang anak pun mulai mengeluh

” ayah mau kemana kita??
 aku tidak suka jalan ini, 
lihat sepatuku jadi kotor, 
kakiku luka karena tertusuk duri. 
badanku dikelilingi oleh serangga, 
berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… 
aku benci jalan ini ayah” …

sang ayah hanya diam.


Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, 
airnya sangat segar,
 ada banyak kupu kupu, 
bunga bunga yang cantik, 
dan pepohonan yang rindang …














“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini !”

sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.

“ Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.

” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah …?”

” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”

” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, 
padahal mereka tau ada telaga di sini,
 tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu ”

” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”

” Nah, akhirnya kau mengerti”

” Mengerti apa? aku tidak mengerti”

” Anakku, 
butuh kesabaran dalam belajar,
 butuh kesabaran dalam bersikap baik, 
butuh kesabaran dalam kujujuran, 
butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, 
seperti jalan yang tadi…
 bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, 
kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, 
kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga…
 dan akhirnya semuanya terbayar kan? 
ada telaga yang sangatt indah..
 seandainya kau tidak sabar, 
apa yang kau dapat? 
kau tidak akan mendapat apa apa anakku,
 oleh karena itu bersabarlah anakku”

” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”

” Aku tau, 
oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu 
agar kau tetap kuat … 
begitu pula hidup, 
ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh,
 kami bisa mengangkatmu,
 tapi …
 ingatlah anakku…
 ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, 
suatu saat nanti, 
kau harus bisa berdiri sendiri … 
maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, 
jadilah dirimu sendiri … 
seorang pemuda muslim yang kuat, 
yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya … 
maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan 
saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang …
 maka kau tau akhirnya kan?”











” Ya ayah, aku tau.. 
aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini …
 sekarang aku mengerti … 
terima kasih ayah, 
aku akan tegar saat yang lain terlempar ”


Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.


=====

Sebuah renungan untuk kami, untukmu, untuk kita semua.
Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci....

Pahitnya PROSES Manisnya HASIL

Barakallahufiikum.

himawari chan

"Kisah-Kisah Teladan Islami Penuh Hikmah"@ 
YANG TERKASIH....
“Apabila kamu teringatkan seseorang,
 perbanyaklah olehmu ISTIGHFAR,
 apabila kamu lupa tentang apa yg kamu pelajari, perbanyaklah SHOLAWAT,
 apabila kamu ingin wajah berseri & sejuk mata memandang,
 perbanyaklah SOLAT DHUHA, 
apabila kamu inginkan perlindungan & kekuatan hati,
 perbanyaklah TAHAJUD dan apabila kamu inginkan malaikat mendampingimu & mengelak dari pandangan nafsu syaitan,
 hendaklah kamu sentiasa berada dalam keadaan berwudhu.”

 “Jika wajah penat memikirkan dunia, maka berwudhulah..
 Jika tangan ini letih menggapai cita-cita, 
maka berdoalah, 
Jika bahu ini tidak kuasa memikul amanah, 
maka bersujudlah,
 ikhlaskan semuanya dan dekatilah ALLAH s.w.t,
agar tunduk disaat yang lain angkuh,..
 agar teguh disaat yang lain runtuh,.
 agar tegar disaat yang lain terlempar” 
“Maka berikanlah haknya kepada kerabat dekat,
juga kepada orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan.
Itulah yang lebih baik bagi orang yang mencari keridhaan Allah. 
Dan mereka itulah orang- orang yang beruntung.” [Ar-Rum : 38] 
Semoga Rahmat dan Ridho Allah selalu bersama kita semua ....







~* Karena Berbagi itu Indah *~@ 
Dari Wabishah bin Ma'bad ra., 
ia berkata: 
"Saya mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, 
kemudian beliau bertanya: 
"Kamu ingin menanyakan tentang kebaikan?"
Saya menjawab:
 "Ya", 
lalu beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 
"Tanyakanlah pada hatimu sendiri, 
kebaikan, 
adalah apa yg membuat jiwa menjadi tenang dan menentramkan hati.
 Sedangkan dosa (kejahatan), 
adalah apa yang membuat kacau pada jiwa dan membuat ragu-ragu pada hati, 
walaupun orang-orang memberi nasehat kepadamu." (HR. Ahmad dan Ad-Darimiy)

Dari Al-Hasan bin Ali radhiyallahu 'anhu, 
ia berkata: 
"Saya selalu ingat pada sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yaitu: "
Tinggalkanlah sesuatu yg meragukanmu dan kerjakan sesuatu yg tidak meragukanmu." (HR. Tirmidzi)













***aku mohon pada-Mu ya Allah***@ 
"Sabar itu cahaya"(HR.MUSLIM) 
sabar itu indah sabar adalah ciri seorang muslim Rasulullah SAW bersabda 
"tidak ada satupun pemberian kepada seseorang yang lebih indah dari pada sabar"(HR.Muslim) 
Ishbir ..... (Sabarlah..)
Allah menyayangi orang orang yang bersabar 
Allah juga menguji kesabaran kita dengan semua ujian dan cobaan_Nya
 itu semua di lakukan agar manusia mengerti akan indahnya bersabar 
ingatkah peribahasa ini 
"berakit rakit ke hulu berenang renang ketepian,
bersakit sakit dahulu bersenanglah kemudian" 
begitu pula dengan bersabar 
yakinlah semua kan indah di akhir











BERANDA KITA@ 
TAHU TAPI GA MAU TAHU
aku tahu hidup didunia cuma sementara...
tapi seolah- olah ku kan hidup untuk selamanya...
aku tahu segala amalan bakal dihisab,.
.tapi masih kulupakan alam akhirat...
aku tahu rakib atid setia di sisi mencatat amalan..
tapi dosa masih berterusan..
aku tahu sholat itu penting....
tapi selalu menganggap enteng....
aku tahu sholat itu tiang agama...
tapi sering saja aku lewatkan...
aku tahu ajalku akan datang tiba tiba saja...
tapi sholat masih tak dijaga...
aku tahu berat amanahku sebagai hamalatul quran..
tapi masih susah untuk mengulang....
aku tahu aurat itu aib diri..
tapi masih tak pandai menjaga diri....
aku tahu cinta itu fitrah...
tapi aku menjadikannya fitnah....
aku tahu apa itu dosa dan apa itu pahala...
tapi aku seolah tak mengindahkannya..
aku tahu Allah senantiasa memperhatikanku..
tapi aku masih sering saja melakukan dosa...
aku tahu ujian Allah pasti ada hikmahnya...
tapi aku sering berputus asa dan mengeluh...
aku tahu aku ini hamba-NYA...
tapi masih hanyut dengan dunia....
aku tahu azab-Nya api neraka...
tapi masih kulakukan dosa pada-Nya....
aku tahu betapa nikmat kehidupan di syurga...
tapi tidak berusaha untuk medapatkannya....
Ya Allah... 
banyaknya yang ku tahu..
tapi seolah- olah ku buat tidak tahu..
Wahai Tuhan 
ku tak layak ke syurgaMU..
namun tak pula aku sanggup ke nerakaMU... 
ampunkan dosaku terimalah taubatku...
sesungguhnya Engkaulah Pengampun dosa-dosa besar..

































BIDADARI BERMATA BENING MENCARI CINTA ILLAHI@
 .~RENUNGAN ~. 
Ujian,
cobaan yang Allah berikan kepada kita
 adalah sesuai dengan kadar kemampuan kita: 
Berbaik sangka kepada Allah..
Penuh harap terhadap janji dan pertolonganNya. 
Tidak putus asa dari RahmatNya.

Didalam menempuh perjalanan hidup ini 
akan datang ujian,
cobaan sampai kematian kita...
Harus lulus semua sebagai bukti keimanan kita.
Serahkan kepada Allah.
Allah sebaik-baik penilai..
Apabila kita manusia memperturutkan hawa nafsu,
rugilah kita..
tidak menjadi manusia cerdik,
Cerdasnya manusia didunia dipersiapkan 
untuk bekal diakhirat. .
Peluruhan waktu dan usianya berkualitas..
tidak ada yang sia-sia...

Tentu kita tidak mau berbuat zalim 
pada diri/orang lain.
maupun kepada Allah.
Semoga kita tidak termasuk 
orang-orang yang berbuat zalim.
 Menangkis, 
mengobati penyakit hati dengan mengingat Allah.. 
mendekatkan diri kepadaNya..

Hanya mengingat Allah hati menjadi tenang... 
Penyakit hati dapat dilihat dari hati 
dan gejala gerak- geriknya..
Lihatlah kalau dia sombong,
kata-kata apa saja yang dikeluarkannya...
 dan perbuatannya 
Cahaya didalam hati manusia keindahan batinnya.
Zikir dan pikir..
Ingat kepada Allah,
dengan memperhatikan alam semesta ini tanpa cacat,
memikirkan isinya dengan penuh ketakjuban. 
Ingat kejadian diri kita sampai pencipta diri kita. 
Membaca alam,kita ingat yang punya alam.
Ingat dosa dan kesalahan, 
keterlanjuran yang dilakukan 
harus berubah sungguh-sungguh, 
bertaubat kepada Allah. 
Ingat,
betapa Maha Pemurah dan Kasih Sayang Allah,
kita harus bersyukur.
Ingat tidak ada Tuhan yang pantas disembah 
kecuali Allah.
Ingat semua kekuatan dari Allah.
Tiada daya dan kekuatan 
kecuali dengan pertolongan Allah.
Ingat perjuangan, 
penderitaan,
jasa nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam..

''Tidak ingin kita, 
kesibukan dan kegiatan kita menjadi lalai dari Allah.
Kesibukan dan kegiatan jangan lupa 
tuntunan ajaran Allah.
Mengharap kita tidak hancur diujung jalan...'' 

*(yaitu) orang-orang yang beriman 
dan hati menjadi tenteram 
dengan mengingat Allah.
Ingatlah, 
hanya dengan dengan mengingat Allah 
hati menjadi tenteram. 
Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan,
mereka mendapat kebahagiaan dan
 tempat kembali yang baik (Ar Ra'd;28-29).





himawari chan




Sesibuk mana pun dengan urusan dunia, 

jangan sampai kita abaikan urusan akhirat..

 Itu bekal kita.. 

Dunia-dunia juga, 

tapi jangan sampai agama di ketepikan.. 

Apa yang wajib kita belajar, 

kita belajar.. 

Apa yang wajib kita cari, 

kita cari.. 

Dalam belajar dan mencari, agama mesti didahului... 

insya ALLAH... 









( BERTAUBATLAH SEBELUM AJAL MENJEMPUTMU...!!! )
Tidak sedikit orang-orang saleh awalnya adalah orang-orang yang sangat jahat saat mudanya. 
Setelah bertaubat, ia beristiqomah dalam berbuat baik dan pengabdian kepada Allah.

Beberapa di antara mereka, pada akhirnya, menjadi tokoh panutan karena kesucian dan perilaku- perilaku yang membebaskan. 
Konon, Sunan Kalijaga adalah salah satu contoh beberapa orang-orang saleh yang berhasil tercerahkan, dan selanjutnya menjadi tokoh pemberi pencerahan pada masyarakat pada zamannya. 
Hidup suci dalam Islam bisa diraih oleh siapa saja. 
Kesucian hidup, bukanlah hak istimewa seseorang.

Jalan tersebut terbuka bagi siapa saja, tidak hanya milik para ulama.
Bahkan orang jahat sekalipun, ia bisa menapak cara hidup suci, asal dia bersedia untuk bertaubat dan bersungguh-sungguh. 
Bagi Allah, kesalehan bukan karena sama sekali tidak berbuat dosa, akan tetapi orang yang saleh adalah orang yang setiap kali berbuat dosa dia menyesali dan selanjutnya tak mengulangi perbuatan tadi. 
Pepatah Arab menegaskan : “
Manusia adalah tempat salah dan lupa”.


Pepatah di atas bukan berarti manusia dibiarkan untuk selalu berbuat salah dan dosa, akan tetapi kesalahan pada diri manusia harus ditebus dengan tobat, penyesalan dan penghentian. 
Rasulullah bersabda : Setiap anak Adam adalah sering berbuat salah. Dan, sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah orang-orang yang bertaubat.? (H.R. Tirmidzi)


Taubat yang sungguh-sungguh di mata Allah adalah pembersihan diri yang sangat dicintai. 
Dalam Islam, pertaubatan bukan melalui orang lain, sebut saja orang saleh, tetapi dari diri sendiri secara langsung kepada Allah. 
Apalagi, Islam tidak mengenal penebusan dosa dengan sejumlah uang. 
Islam sungguh sangat berbeda dengan cara-cara pertaubatan dibanding agama-agama lain. 
Islam memandang, pertaubatan adalah persoalan yang sangat personal antara seorang hamba dengan Tuhannya.

Dan, Tuhan dalam Islam adalah Tuhan yang bisa didekati sedekat mungkin, bukan tuhan yang berada di atas langit, tak terjangkau. 
Sabda Nabi Muhammad SAW: “Sesungguhnya Allah lebih suka menerima tobat hamba-Nya melebihi dari kesenangan seseorang yang menemukan kembali ontanya yang hilang di tengah hutan.” (H.R. Bukhori dan Muslim)


Islam tidak menganggap taubat sebagai langkah terlambat kapanpun kesadaran itu muncul. 
Hisab (perhitungan) akan amal- amal jelek kita di mata Allah akan terhapus dengan taubat kita. 
Lembaran baru hidup terbuka lebar. Langkah anyar terbentang. Sabda Nabi (saw) : “Siapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari barat, maka Allah akan menerima taubat dan memaafkannya.?” (H.R. Muslim) 

Bertaubat, demikian halnya, dijadikan amalan dzikir oleh Rasulullah (saw) setiap hari. 
Beliau beristighfar kendati sedikitpun beliau tidak melakukan dosa. Karena lewat istighfar, Nabi memohon ampun dan mengungkapkan kerendahan hati yang sangat dalam di hadapan yang Maha Agung. 
Sabda Nabi (saw) : Hai sekalian manusia, bertaubatlah kamu kepada Allah dan mintalah ampun kepada-Nya, maka sesungguhnya saya bertaubat dan beristighfar tiap hari 100 kali.? (H.R. Muslim)


Firman Allah : Katakanlah ! Hai hamba-hamba- Ku yang berdosa terhadap jiwanya sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni segala dosa. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.? (Q.S. al-Zumar : 53)


Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan seikhlas-ikhlas taubat, semoga Tuhan mu akan menghapuskan dari kamu akibat kejahatan perbuatan- perbuatanmu, dan akan memasukkan kamu ke dalam surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai.? (Q.S. al Thalaq : 8)


Dalam memperbaiki kesalahan dan membersihkan diri dari dosa, ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu hak Allah dan hak bani Adam. 
Apabila kesalahan atau dosa berhubungan dengan hak Allah, maka ada tiga syarat yang harus dipenuhi, yaitu :


 1.Harus menghentikan tindakan maksiat.

2.Harus dengan sungguh- sungguh menyesali perilaku dosa yang telah dikerjakan.

3.Berniat dengan tulus untuk tidak mengulangi kembali perbuatan tersebut.


Dan, apabila kesalahan itu berhubungan dengan bani Adam, 
maka syarat bertambah satu, yaitu harus menyelesaikan urusannya dengan orang yang berhak dengan meminta maaf atau halalnya, atau mengembalikan apa yang harus dikembalikan.


Sabda Nabi (saw) : Orang yang bertaubat dari dosa seperti orang yang tidak berdosa. Dan orang yang minta ampunan dari dosanya, sedangkan dirinya tetap mengerjakan dosa, seperti orang yang mempermainkan Tuhannya.? (H.R. Baihaqi) 
Tidak sedikit orang-orang saleh awalnya adalah orang-orang yang sangat jahat saat mudanya.

Setelah bertaubat, ia beristiqomah dalam berbuat baik dan pengabdian kepada Allah. 
Beberapa di antara mereka, pada akhirnya, menjadi tokoh panutan karena kesucian dan perilaku- perilaku yang membebaskan. 
Konon, Sunan Kalijaga adalah salah satu contoh beberapa orang-orang saleh yang berhasil tercerahkan, dan selanjutnya menjadi tokoh pemberi pencerahan pada masyarakat pada zamannya. 

Wallahu a’lam